“A room without books is like a body without a soul.”
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juni 2013

[QUOTE] Supernova Ksatria, Puteri & Bintang Jatuh

"Tidak ada awal dan akhir. Tidak ada sebab dan akibat. Tidak ada ruang dan waktu. Yang ada hanyalah.... Ada. Terus bergerak, berekspansi, ber-evolusi. Sia-sialah orang yang berusaha menjadibatu di arus ini, yang menginginkan kepastian atau pun ramalan masa depan, karena sesungguhnya justru dalam ketidakpastian manusia dapat berjaya, menggunakan potensinya untuk berkreasi." (Keping 1 – Yang Ada Hanyalah ADA)

"Manusia bermimpi tidak hanya waktu ia tidur. Mimpi merupakan bentuk lain dari kreativitas. Menjadi kreatif itu tidak mengenal siang atau malam. Ada banyak pekerjaan yang masih punya ruang untuk inspirasi, tapi banyak juga pekerjaan yang menyita segalanya. Pekerjaan tanpa mimpi, atau tanpa waktu untuk bermimpi, adalah pekerjaan robot. Bukan manusia" – Rana (Keping 2 – Ksatria)

"Tidakkah ada yang melihat? Betapa ketulusan bisa menjadi teramat konyol. Hasrat yang berlebih tanpa persiapan bisa berakibat fatal. Percaya membabi-buta pada pihak asing bisa jadi senjata makan tuan. Strategi. Kemandirian. Itu dia kuncinya – Supernova" (Keping 2 – Ksatria)

"Hidup memang aneh. Banyak penjelasan di dalam ketidakjelasannya". (Keping 2 – Ksatria)

"Tuhan berbicara lewat banyak hal, banyak mulut, dan banyak peristiwa. "(Keping 4 – Puteri)

"Cinta tidak membebaskan. Konsep itu memang utopis. Cinta itu tirani. Ia membelenggu. Menggiringnya ke lorong panjang pengorbanan." (Keping 9 – Cinta Tidak Butuh Tali)

"Manusia yang hidup tahu bahwa ketidak sabaran hanya akan membuatnya merencanakan masa depan secara tidak alami. Menjadikan detik-detik berharga tadi usang, lalu menghabiskan hidup mereka untuk menghiasi keusangan itu dengan paksa, menjadikannya seperti kain perca, Buruk, tak berguna, sekaligus sudah terlalu berat untuk ditanggalkan" – Diva (Keping 12 – Un Sol Em Noite)

"Manusia tidak diciptakan untuk terikat pada apa pun. Jangan pernah takut dengan kebebasan. Jangan pernah juga memanipulasi kebebasan. Buat semua detik baru, dan berarti" – Diva (Keping 12 – Un Sol Em Noite)

"Bisakah kamu bayangkan, sebesar apa hati yang menampung seluruh cinta di semesta ini?" – Dhimas

"Sebesar cinta itu sendiri" – Ruben (Keping 14 – Sebesar Cinta Itu Sendiri)

"Semua perjalanan hidup adalah sinema. Bahkan lebih mengerikan, Puteri. Darah adalah darah. Dan tangis adalah tangis. Tidak ada pemeran pengganti yang akan menanggung sakitmu" – Ferre (Keping 15 – Ia Sedang Kasmaran)

"Manusia memang seolah didesain untuk menunaikan satu misi : mencari tahu asal usul mereka. Demi kembali merasakan keutuhan itu – yang niscaya akan membuat mereka berhenti merasa kecil dan teralienasi di tengah megahnya jagat raya" – Supernova (Keping 18 – Cyber Avatar)

"Berhentilah merasa hampa. Berhentilah minta tolong untuk dilengkapi. Berhentilah berteriak-teriak ke sesuatu di luar sana. Berhentilah bertingkah seperti ikan di dalam kolam yang malah mencari-cari air. Apa yang Anda butuhkan semuanya sudah tersedia" – Supernova (Keping 18 – Cyber Avatar)

"Tidak ada seorang pun mampu melengkapi apa yang sudah utuh. Tidak ada sesuatu pun dapat mengisi apa yang sudah penuh. Tidak ada satu pun yang dapat berpisah satu sama lain" – Supernova (Keping 18 – Cyber Avatar)

"Konflik baru berakhir ketika Anda berada di titik nol. Dengan demikian Anda akan melihat kubu-kubu sekitar Anda tanpa menjadi objek permainannya. Hidup yang serba keras ini dapat seketika menjadi taman bermain" – Supernova (Keping 31 – Jaring Laba-laba)


"(Degup jantung, embusan nafas. Harmoni tanpa not) Itulah rima dari puisi yang tak pernah habis : Hidup. Dan bila jantung berhenti? Puisi adalah roh bertabir kata. Roh itu, tak pernah mati. Tak pernah pergi? Ia segalanya. Harus pergi ke mana lagi? segalanya ada padamu." (Keping 32 – Individu Hanyalah Ilusi)

Selasa, 18 Juni 2013

[QUOTE] ILANA TAN

“Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?
-Nishimura Kazuto”
― Ilana Tan, Winter in Tokyo

“Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu. Hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi. Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling kubutuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh kudapatkan.”
― Ilana Tan, Autumn in Paris

“Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kau berikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah disisiku”
― Ilana Tan

“Di mana pun dia berada. Dan kuharap dia tahu bahwa selama aku masih bernafas, aku akan selalu mencintainya. Sepenuh hatiku. Selamanya. -Alex Hirano”
― Ilana Tan, Sunshine Becomes You

“Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu.”
― Ilana Tan, Autumn in Paris

“walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mecintaimu. sepenuh hatiku.”
― Ilana Tan, Sunshine Becomes You

“Seandainya masih ada harapan - sekecil apapun untuk mengubah kenyataan, ia bersedia menggantungkan seluruh hidupnya demi harapan.”
― Ilana Tan, Autumn in Paris

“Hari yang indah selalu bisa membuat semua orang gembira, bukan?”
― Ilana Tan, Sunshine Becomes You

“Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit,kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi”
― Ilana Tan, Autumn in Paris

“Sekarang... Saat ini saja... Untuk beberapa detik saja... aku ingin bersikap egois. Aku ingin melupakan semua orang, mengabaikan dunia, dan melupakan asal-usul serta latar belakangku. Tanpa beban, tuntutan, atau harapan, aku ingin mengaku. Aku mencintainya.”
― Ilana Tan, Autumn in Paris

“Mungkin kau tidak membutuhkanku. Tapi aku membutuhkanmu.”
― Ilana Tan, Sunshine Becomes You

“Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu.”
― Ilana Tan, Autumn in Paris

“Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku?
Dulu kalau aku tak di situ, kini di mana aku?
Kini kalau aku begini, kelak bagaimana aku?
Kini kalau aku di sini, kelak di mana aku?

Tak tahu kelak ataupun dulu
Cuma tahu kini aku begini
Cuma tahu kini aku di sini
Dan kini aku melihatmu”
― Ilana Tan